Friday, March 13, 2015

Makluk hidup dan lingkungan II

v   EKOLOGI
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik (interaksi) antara mahluk hidup dengan lingkungannya baik biotik maupun abiotik.Ernest Haeckel (1834-1914)adalah orang yang pertama kali mengemukakan definisi ekologi.
A.  prinsip-prinsip ekologi
             Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem  dengan komponen penyusunnanya yaitu faktor biotik dan faktor abiotik .faktor abiotik antara lain suhu,air, kelembaban ,cahaya dan topografi.sedangkan faktor biotik adalah mahluk hidup yang terdiri dari hewan,tumbuhan, manusia dan mikroba  ekologi juga berhubungan eratdengan tingkatan –tingkatan organisasi mahluk hidup yaitu populasi,komunitas,dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan sisitem yang menunjukan kesatuan
1.               Faktor Biotik
    Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua mahluk hidup di bumi baik tumbuhan maupun hewan,dalam ekologi, tumbuhan berperan sebagai produsen ,hewan berperan sebagai konsumen ,dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer .
Faktor biotik juga meliputi tingkatan- tingkatan organisme yang meliputi individu,populasi, komunitas,ekosistem dan biosfer.tingkatan-tingkatan organisme mahluk hidup tersebut dalam ekosistem akan saling berinteraksi .
·                 Individu

untuk lebih jelasnya marilah kita bahas individu dalam keseharian  .anda tentu pernah melihat seekor kucing sedang tiduran ,sebatang pisang dalam rumpunnya itu semua bukti individu .individu selalu bersifat tunggal ada bermacam-macam adaftasi terhadap lingkunganya yaitu adaftasi morfologi ,adaptasi fsiologi, dan adaptasi tingkah laku.
1)              Adaptasi morfologi
Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh untuk kelangsungan hidupnya, contoh adaptasi morfologi antaralain sebagai berikut:
a)              Gigi-gigi khusus
Gigi- gigi hewan karnivor atau pemakan daging beradaftasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa serta gigi gerham untuk mencabik-cabik mangsanya
b)              Moncong
Trenggiling besardalahhewan menyusui yang hidup di hutan rimba amerika tengah dan selatan makanan trenggiling adalah semut,rayap dan serangga lain yang merayap
c)               Paruh.
             Elang memiliki paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam fungsi paruh untuk mencekram mangsanya .
d)              Daun.
             Tumbuhan insektivor (tumbuhan pemakan serangga) misalnya tumbuhan kantong semar .
e)               Akar
             Akar tumbuhan gurun kuat dan panjang berfungsi untuk menyerap air yang jauh di dalam tanah sedangkan akar hawapada tumbuhan berfungsi untuk bernafas .
2)              Adaptasi fisiologi
              Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi fisiologi tubuh untuk mempertahankan hidupnya  contonya sebagai berikut.
a           kelenjar bau
             musang dapat mensekresikan bau busuk dengan cara menyemprotkan bau busuk  cairan tersebut berfungsi untuk menghindarkan musuhnya.
b  kantong tinta
             cumi-cumi dan gurita memiliki kantong tinta yang berisi caira hitam bila musuh mendekatinya tinta tersebut di semprotkan sehingga musuh tidak melihat keadaan cumi-cumi dan gurita.
c  mimikri pada kadal .
             kulit kadal dapat berubah warna karena pigmen yang di kandungnya perubahan warna ini di pengaruhi oleh faktor dalam berupa hormron dan faktor luar berupa suhu.
3)              Adaptasi tingkah laku
Adaptasi tingkah laku merupaka adaftasi yang di dasarkan pada tingkah laku contohnya sebagai berikut:
a  Pura- pura tidur atau mati.
             Beberapa hewan berpura-pura tidur atau mati misal tupai virginia
b  migrasi
             ikan salem raja di amerika utara melakukan migrasi untuk mencari tempat yang sesuai untuk bertelur ikan ini hidup di laut .
·                 populasi
             kumpulan individu yang sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu di sebut populasi misalnya populasi yang ada di sawah antara lain sekelompok tanaman padi sekelompok belalang dll.populasi berhubungan dengan individu waktu dan tempat suatu populasi dapat bertambah karena terjadinya kelahiran (natalitas)atau adanya pendatang masuk(imigrasi)kepadatan populasi adalah besarnya populasi dalam hubungannya dengan satuan ruang umumnya di nyatakan dalam jumlah individu atau biomasa dalam perencanaan satauan luas atau volume.
·                 komunitas
             komunitas adalah kumpulan populasi yang berada di suatu daerah yang sama dan saling berinteraksi contoh komunitas sawah misalnya bermacam-macam organisme ,padi belalang ,burung, gulma,interaksi komunitas cukup komplek karena tidak hanya melibatkan organisme tapi juga aliran energi dan makanan interaksi antar komunitas dapat kita amati misal pada daur karbon.
d ekosistem
             antara komunitas dan lingkunganya selalu terjadi interaksi .interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang di sebut ekosistem ,komponen penyusun ekosistem adalah produsen .
e biosfer
             seluruh ekosistem di dunia di sebut biosfer .dalam biosfer setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya lingkungan yang cocok untuk hidupnya di sebut habitat.kalau boleh kita katakan habitat adalah alamat dari suatu mahluk hidup .
4 faktor abiotik              
             Faktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor kimia ,faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah suhu .
 B  ekosistem
             Ekosistem adalah  kesatuan dari komunitas atau satuan fungsional dari mahluk hidup dengan lingkunganya dimana terjadi antar hubungan ,pengaruh  lingkungan makhluk-makhluk di sebut sebagai aksi sedangngkan pengaruh mahluk hidup yang satu dengan yang lainnya di sebut koaksi
1 komponen abiotik
             Komponen abiotik  yang umumnya merupakan faktor lingkungan  yang mempengaruhi makhluk hidup di antaranya:suhu,sinar matahari,air, tanah,ketinggian ,angin,garis lintang,
2 komponen biotik.
             Menurut fungsinya komponen biotik yang merupakan semua mahluk hidup yang terdapat dalam semua ekosistem  dapat di bedakan dalam tiga kelompok utama yaitu:produsen, konsumen,pengurai.
C  Klasifikasi hewan menurut jenis makanannya
a    hewan herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan contohnya :kambing,kelinci,sapi.
b    hewan predator adalah hewan pemakan hewan lain hewan predator terbagi atas
v   karnivora yaitu binatang buas pemakan hewan berdaging contoh harimau,singa dan sebagainya.
v   Insectivor yaitu pemakan serangga contohnya cecak,katak dan sebagainya.

c      hewan omnivor adalah binatang pemakan segala (tumbuhan dan daging) contoh ayam,tikus.SALING KETERGANTUNGAN ANTARA MAHLUK HIDUP
Suatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya .
Dalam suatu ekosistem pasti selalu terjadi adanya saling ketergantungan antara organisme dengan organisme dengan lingkunganya .Hal itu akan menyebabkan aliran energi didalam ekologi.
A  Rantai makanan
             Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui  sederetan organisme yang makan dan di makan.
Misal: ulat yang makan  tumbuhan di sebut konsumen pertama .Burung makan ulat maka buruh ini di sebut konsumen kedua.kemudian burung itu dimakan ular pohon itu di sebut konsumen ke tiga.
Di bawah ini merupakan contoh rantai makanan.

B . Jaring-jaring makanan
             Apabila Anda menyusun rantai-rantai makanan dari suatu habitat setelah itu coba anda perhatikan rantai makanan itu ,tentu ada satu organisme yang di sukai oleh lebih dari satu organisme,
Beberapa kumpulan rantai makanan itu di sebut jaring-jaring makanan.

C.  Rantai makanan dan tingkat tropik
             Salah satu cara komunitas berinteraksi adalah dengan peristiwa makan dan di makan , sehingga terjadi pemindahan energi ,elemen kimia, dan komponen lain dari satu bentuk ke bentuk lain di sepanjang rantai makanan .Organisme dalam kelompok ekologi yang terlibat dalam rantai makanan di golongkan dalam tingkat-tingkat trofik .Tinggi trofik tersusun dari seluruh organisme pada rantai makanan yang bernomor sama di tingkat memakan.
D piramida ekologi
             Struktur tropik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi  ada 3 jenis piramida ekologi yaitu:piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.
a piramida jumlah
             organisme dengan tingkat tropik masing-masing  dapat di sajikan dalam piramida jumlah.Organisme ditingkat tropik pertama biasanya paling melimpah, sedangkan organisme ditingkat kedua dan seterusnya makin berkurang. Dapat dikatakan bahwa pada kebanyakan komunitas normal, jumlah tumbuhan selalu lebih banyak dari pada organisme herbivor.
b. piramida bio massa
               Penggambaran yang lebih realistik dapat dengan piramida bio massa. Bio massa adalah kumpulan materi berat hidup di waktu tertentu. Untuk mengukur bio massa ditingkat teropik maka rata-rata berat organisme ditiap tingkat harus diukur kemudian barulah jumlah organisme ditiap tingkat diperkirakan. bio massa berfungsi menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, dan diukur dalam gram.
c. piramida energi
                 piramida energi paling mampu memberikan gambaran paling akurat tentang aliran energi dalam ekosistem, pada piramida energi terjadi penurunan sejumlah energi berturut-turut yang tersedia di tingkat tropik. Berkurangnya energi disetiap tropik terjadi karena hal-hal berikut:
1.          Hanya sejumlah makanan tertentu yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat tropik selanjutnya.
2.          Beberapa makanan yang dimakan tidak bisa di cernakan.
E.  aliran energi
             Energi dapat di artikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja . energi diperoleh organisme dari makanan yang dikonsumsinya dan dipergunakan untuk aktivitas hidupnya. Dengan melihat bagaimana organisme memperoleh makanan nya sebagai sumber energi maka organisme dibedakan menjadi 2 golongan. Yaitu organisme yang mampu mengolah makanan nya sendiri dan organisme yang tidak mampu mengolah makanan nya sendiri.
F. siklus materi
             Energi yang menjadi penggerak sistem kehidupan dari hampir semua mahluk hidup berasal  dari matahari sedangkan materi untuk membangun tubuh organisme berasal dari bumi ,sebagian besar dari unsur –unsur kimia yang telah kita ketahui ,mempunyai peranan kecil dalam menyusun jasad hidup .
1.          Siklus nitrogen(N2)
Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer yaitu 80% dari udara.nitrogen bebas dapat di tambat atau difikasi terutama tumbuhan yang berbintil akar.nitrogen bebas juga dapat bereaksi  dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat atau petir.
2.          Siklus korban dan oksigen
di atmosfer terdapat kandungan co2 sebanyak 0,03% sumber –sumber  co2 di udara berasal dari respirasi manusia dan hewan .Hewan dan tumbuhan yang mati dalam waktu lama akan membentuk batu bara di dalam tanah .
3.          Siklus air(H2O)
kehidupan yang seperti kita ketahui  sekarang ini tidak akan ada tanpa air (H2O) biasanya air ke bumi jauh meninggalkan atmosfer  sebagaihujan atau salju . jatuh dapat langsung ke laut atau ke atas daratan .organisme darat memperoleh air dari berbagai tempat dalam siklus ini.semua organisme mengandung sejumlah air untuk menjalankan sebagian besar peroses kehidupanya.
Tumbuhan dan hewan yang hidup di darat melepaskan air ke atmosfer .pada tumbuhan ini sebagian besar air keluar melalui daun sedangkan pada hewan melalui pernafasan atau penguapan dari kulit yaitu keringat .

No comments:

Post a Comment